Bawaslu Banten Menemukan Pelanggaran di Piklada Tangerang Selatan

Berita Banten terbaru menginformasikan kalau Bawaslu Banten mengungkapkan kalau ada pelanggaran dalam pemungutan suara di 3 TPS Pilkada Tengerang Selatan. Atas pelanggaran tersebut akhirnya diputuskan untuk melakukan pencoblosan ulang.

Berita Banten

Badrul Munir sebagai Komisioner Bawaslu Banten mengungkapkan kalau pelanggaran yang terjadi di 3 TPS tersebut kasusnya berbeda.

Kasus yang terjadi di TPS 15 Pamulang Timur telah ditemukan ada surat suara yang tidak sah. Surat suara ini menjadi tidak sah karena ada tanda tangannya. Tanda tangan ini di luar pihak penyelenggara KPPS.

Masalah ini mengacu pada UU Pemilihan Pasal 112. Masalah yang terjadi di TPS 15 ini ada surat suara yang dikelola oleh pihak yang tidak berhak. Sehingga surat suara tersebut dianggap tidak sah.

Masalah selanjutnya terjadi di TPS 49 dn TPS 30 yang lokasinya ada di kelurahan Rengas, Ciputat Timur. Pelanggaran yang ada di TPS 49 ini sesuai UU pasal 112 nomor 10 tahun 2016. Jadi masalah yang terjadi di TPS 49 ini berbeda dengan TPS 15.

Badrul Munir mengungkapkan kalau masalah di 2 TPS tersebut telah ditemukan juga pihak pencoblos yang belum terdaftar di DPT TPS. Selain itu adanya surat suara yang tidak ditanda tangani oleh ketua KPPS.

Hal ini terjadi karena pihak pencoblos membawa KTP namun bukan sebagai pemilih setempat. Si pencoblos ini juga tidak memiliki formulir C sebagai tanda pemilih dan belum memiliki surat pindah.

Kesalahan besar terjadi karena surat suara di TPS 15 yang semestinya ditanda tangani oleh ketua KPPS. Justru surat suara tersebut tidak ditanda tangani sehingga dianggap tidak sah.

berita banten terbaru mengungkapkan, atas masalah tersebut Badrul Munir merekomendasikan untuk melakukan pemungutan suara ulang kepada Komisi Pemilihan Umum. Akhirnya pemungutan suara ulang dilakukan pada tanggal 13 Desember 2020. Penemuan adanya pelanggaran ini ditemukan Bawaslu saat perhitungan suara di 3 TPS tersebut pada tanggal 9 Desember.

Masalah ini bisa menjadi pelajaran untuk semua TPS agar melaksanakan pemilu dengan sebaik-baiknya. Panita pun tidak akan melakukan pekerjaan 2 kali, tentu ini sangat melelahkan dan menguras emosi. Pemilihan yang adil dibutuhkan untuk mendapatkan pemimpin yang terbaik.

Demikianlah berita Banten terbaru kali ini mengenai penemuan kecurangan yang terjadi di 3 TPS Pilkada Tangerang Selatan. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menjadi wawasan anda semua.

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *